UMKM & Seller
Packing yang Benar: Kunci Paket Sampai dalam Kondisi Utuh
Sebagian besar keluhan barang rusak berawal dari packing yang kurang tepat. Ini cara mengemas yang bisa Anda terapkan sendiri di rumah.

Perjalanan sebuah paket tidak sesederhana yang terlihat. Dari tangan Anda, barang akan disortir, dipindahkan antar kendaraan, ditumpuk bersama ratusan paket lain, lalu diantar ke alamat tujuan. Di sepanjang jalan itu, satu-satunya yang melindungi barang Anda adalah kemasannya.
Kabar baiknya, packing yang baik tidak butuh alat mahal.
Prinsip dasar: barang tidak boleh bergerak
Ini satu aturan yang bisa Anda pakai untuk semua jenis barang.
Coba goyangkan paket yang sudah Anda kemas. Kalau terdengar bunyi barang bergeser di dalamnya, kemasan itu belum selesai. Ruang kosong di dalam kardus adalah tempat barang membentur dindingnya sendiri berulang kali sepanjang perjalanan.
Isi ruang kosong itu dengan apa saja yang meredam: kertas koran yang diremas, potongan kardus, bubble wrap, atau busa. Yang penting barang tidak punya ruang untuk bergerak.
Sesuaikan lapisan dengan jenis barangnya
Pakaian dan kain Paling ringan risikonya. Plastik packing biasa sudah memadai. Kalau ingin lebih rapi, lipat dan masukkan ke plastik bening dulu supaya tidak kotor bila kemasan luar tergores.
Barang pecah belah Bungkus tiap item satu per satu — jangan digabung. Beri bubble wrap minimal dua lapis, lalu letakkan di tengah kardus dengan bantalan di semua sisi, termasuk atas dan bawah. Untuk barang yang benar-benar rapuh, packing kayu sepadan dengan biayanya.
Elektronik Kalau dus aslinya masih ada, gunakan itu, lalu bungkus lagi di kardus luar. Kalau tidak ada, bungkus dengan bubble wrap tebal dan pastikan tidak ada bagian yang menempel langsung ke dinding kardus.
Makanan Perhatikan dua hal: kebocoran dan suhu. Kemasan harus benar-benar rapat, dan sebaiknya diberi lapisan plastik tambahan. Untuk makanan yang tidak tahan lama, pertimbangkan layanan yang lebih cepat.
Dokumen Amplop biasa sering kurang. Gunakan amplop tebal atau selipkan kardus tipis supaya dokumen tidak terlipat.
Hal kecil yang sering terlewat
Lakban dengan pola H. Rekatkan sepanjang sambungan tengah, lalu kedua tepi atas dan bawah. Pola ini menahan kardus jauh lebih baik daripada satu garis lakban di tengah.
Tulis alamat di kertas terpisah dan tempel. Menulis langsung di kardus berisiko luntur bila kena air. Menempelkan label yang jelas juga membantu proses sortir.
Sertakan alamat pengirim. Kalau ada masalah di alamat tujuan, paket masih bisa dikembalikan kepada Anda.
Jangan pakai kardus bekas yang sudah lemas. Kardus yang sudah beberapa kali dipakai kehilangan kekuatannya. Untuk barang berharga, gunakan kardus baru.
Beri tanda “jangan ditumpuk” bila perlu. Ini tidak menjamin apa-apa, tapi tetap membantu.
Untuk seller yang kirim setiap hari
Kalau volume kiriman Anda sudah rutin, ada beberapa hal yang bisa menghemat waktu:
- Siapkan stok bahan packing di awal bulan. Kehabisan bubble wrap di jam sibuk itu mengganggu.
- Standarkan ukuran kardus. Dua atau tiga ukuran saja biasanya sudah menutupi hampir semua produk, dan estimasi biaya jadi lebih mudah diprediksi.
- Packing sebelum pesanan datang. Untuk produk yang bentuknya seragam, kemasan bisa disiapkan lebih dulu.
- Manfaatkan layanan pickup. Waktu yang Anda habiskan untuk bolak-balik ke konter lebih berharga dipakai untuk mengurus penjualan.
Kalau tidak sempat packing sendiri
Kami menyediakan layanan packing di cabang. Barang akan disiapkan dan dikemas sesuai karakteristiknya — barang pecah belah tidak diperlakukan sama dengan pakaian.
Bawa saja barangnya, sampaikan tujuannya, dan tim kami bantu siapkan sampai siap berangkat.
Butuh bantuan untuk kiriman Anda?
Sampaikan jenis barang dan tujuannya, kami bantu carikan opsi layanan yang sesuai. Konsultasi tidak dipungut biaya.


